12 Prinsip Desain Dalam Permakultur Dan Mengenal Apa Itu Permakultur

Jasa Tukang Taman Surabaya. Pada kesempatan postingan kami ini bernagi informasi tentang Apa Itu Permakultur ? Bagi anda yang ingin belajar permakultur untuk rumah. Sebenarnya ada buku panduan dan kursus khusus tentang permakultur. Sebagai pengantar misalnya aplikasi dari permakultur bumi langit.

Jasa Tukang taman Surabaya

Apa itu permakultur?
Dalam pengertian yang paling simpel, permakultur ialah kombinasi dari kata permanen dan agrikultur, seperti halnya arti yang dala dalam Kamus Inggris Oxford mendefinisikan permakultur

sebagai "pengembangan ekosistem agrikultur yang dimaksudkan supaya bisa berkelanjutan dan bisa memenuhi keperluan sendiri" melainkan pengertian ini mungkin kurang jelas dan detail.

Tidakkah memang sepatutnya seluruh metode agrikultur itu berkelanjutan dan bisa memenuhi keperluannya sendiri? Memang tak senantiasa, sebab itu pengaplikasian permakultur bisa membantu pemanfaatan lahan yang ada.

Jasa Tukang Taman Surabaya Tentang 12 Prinsip Desain Dalam Permakultur Dan Mengenal Apa Itu Permakultur 

Kata permakultur pertama kali di pakai oleh Bill Mollison dan David Holmgren pada pertengahan 1970-an ketika mereka sedang mencari sistem untuk membeberkan sebuah pendekatan baru dalam desain.
Baca juga 6 Tips Cara Prinsip Dalam Mendesain Taman
Prinsip mereka, berdasarkan Holmgren, termasuk didalamnya yakni "integrasi, pengembangan cara perenial atau binatang dan tumbuhan yang terus menerus berkembang yang berguna bagi manusia.

"Mereka membuktikan ideologi baru ini dalam buku mereka, Permakultur One, dan Holmgren Design masih mempraktekannya hari ini.

Pengantar Belajar Permakultur

Melainkan apa yang dapat permaculture lakukan untuk dunia dikala ini? Jawaban Holmgren yakni deskripsi simpel perihal apa pengaplikasiannya dan apa yang dikerjakannya. Ia mengatakan permaculture yaitu pendekatan cara pemikiran yang menyeluruh untuk mendesain yang meliputi

"lanskap yang dirancang secara sadar, yang mencontoh pola dan relasi yang ditemukan di alam, dan pada ketika yang beriringan menciptakan banyak makanan, serat, dan tenaga untuk penyediaan keperluan lokal.
Baca juga 12 Pohon Buah Yang Tidak Tinggi Namun Cepat Berbuah
Orang, bangunan mereka, dan metode-metode di mana mereka mengorganisir diri mereka ialah sentral dari permaculture.

Dengan demikian kami Jasa Tukang taman surabaya simpulkan bahwa, visi permaculture pertanian permanen atau berkelanjutan sudah berkembang ke salah satu kebiasaan permanen atau berkelanjutan."

Dalam satu figur, Hal yang demikian memilih bunga untuk mewakili teori desain mereka. The Permakultur Bunga terdiri dari tujuh kelopak yang mengitari sebuah stigma sentra bernama "Permakultur Etis & Prinsip Desain."
Baca juga Cara Membuat Kebun Sayur Sederhana
Kelopak dikasih label: perapihan tanah dan alam, lingkungan binaan, perlengkapan dan teknologi, adat istiadat dan pengajaran, kesehatan dan kesejahteraan rohani, keuangan dan ekonomi, dan kepemilikan lahan dan tata kelola masyarakat.

Bunga berikutnya dikelilingi oleh praktek-praktek yang terlibat dalam menjaga tiap-tiap petal. Umpamanya, untuk menempuh "Pembenahan Tanah dan Alam" seseorang wajib mengaplikasikan penyimpanan bibit, berkebun hutan, memungut dan memanen liar, pertanian organik, kehutanan berbasis alam, dan budidaya terpadu.

12 Prinsip Desain Dalam Permakultur Dan Mengenal Apa Itu Permakultur

Aplikasi Permakultur Di Rumah

Dari sumber yang kami Jasa Tukang taman surabaya peroleh. Penjelasan yang lebih mendetail bisa memakai jam untuk meletakkan 12 prinsip-prinsip desain. Dalam model ini, kita sepatutnya mulai dengan setiap prinsip dengan mencontoh dan dipraktekkan sampai 12 tahap terselesaikan.

Karena setiap prinsip harus ada tata cara, termasuk menjaga Bumi, orang-orang, keadilan sumber energi, yang yaitu daya pensupport. 12 prinsip desain dalam permakultur yakni:

1. Pengamatan dan interaksi
Jangan cuma duduk di kantor dan desain. Keluarlah dan berinteraksi dengan alam, dan bawa interaksi itu kedalam desain yang berkelanjutan.

2. Tangkap dan simpan daya
Lihat ke sumber daya opsi seperti angin, cahaya sang surya, dan gerag untuk mengisi desain dan simpan daya untuk pengaplikasian di masa depan.

3. Peroleh sebuah hasil
Jangan membikin desain proyek yang tak mewujudkan apa-apa bagi kelompok sosial. Apakah itu menawarkan makanan, kecantikan, atau keselamatan, pastikan proyek Anda bisa menyediakan suatu keperluan yang penting.

4. Terapkan pengendalian diri dan terima umpan balik
Bicaralah apabila desain tak berkelanjutan, dan tak menunjang praktek ramah lingkungan dengan penerapannya.

5. Pakai dan hargai jasa dan sumber tenaga terbarukan
Gunakan ini mengembalikan kita ke teori yang populer, adalah reduce, reuse, recycle. Jangan cuma mengatakan saja dalam teori tetapi di praktekkan langsung.

6. Pemanfaatan Lahan Secara Maksimal
Memanfaatkan vegetasi yang sudah matang, dan hindari menambahkan unsur tak penting untuk desain - seluruh ini akan sama dengan laman yang kurang boros.

7. Desain dari pola sampai ke rincian
Cari pola di alam dan salin, kemudian isi rinciannya ketika progres desain berlangsung untuk menambah keabsahan proyek.

8. Mengintegrasikan Kondisi Alam
Salah satu figur akan mengklasifikasikan tanaman bersama-sama sebab mereka akan ditemukan di alam, dan menempatkan mereka di lokasi-lokasi yang akan mengikuti habitat natural mereka.

Lakukan ini dengan tiap-tiap faktor dalam desain untuk menjadikan sebuah proyek baik dan berkelanjutan.

9. Pakai solusi kecil dan lambat
Ruang yang lebih kecil lebih gampang untuk dirawat ketimbang yang lebih besar, dan solusi untuk ruang besar akan lebih memerlukan waktu panjang. Jadi, jangan terburu-buru dan jangan seketika membikin sesuatu yang terlalu besar.

10. Pakai dan hargai keberagaman
Jangan membikin metode monokultur yang mensupport lebih pesat penyebaran penyakit. Sebaliknya, ciptakan panorama yang berjenis-jenis dan cakap membendung laju waktu.

11. Pakai dan hargai tepian lahan dan lahan marginal
Gunakan yang berdiri di antara dua ekosistem utama seringkali yang paling produktif, sehingga saat meletakkan desain, masukkan tempat-tempat ini untuk meningkatkan keragaman dan produktivitas di lokasi.

12. Pakai secara kreatif dan respons perubahan
Amati dan antisipasi perubahan negatif, yaitu mungkin untuk membikin akibat positif lewat intervensi yang pas waktu. Jadi, simpelnya, lihat dan pelajari dahulu perubahan yang ada.

Dengan memakai seluruh prinsip-prinsip ini sebagai alat desain, sungguh-sungguh mungkin untuk benar-benar menjalankan perubahan dalam hal bagaimana proyek dirancang dan diproduksi.

Luangkan waktu untuk benar-benar meneliti tempat di mana tapak berada dan coba untuk mencontoh situasi sehingga ada perbaikan pada tahap selanjutnya.

Dengan melaksanakan ini, tapak ini juga bisa bertahan dalam waktu dan menyediakan layanan untuk kawasan sekitarnya, dan permaculture akan hidup sampai layak dengan namanya.

Demikian informasi secara umum dari kami Jasa Tukang taman surabaya tentang 12 Prinsip Desain Dalam Permakultur Dan Mengenal Apa Itu Permakultur. Semoga bermanfaat dapat menambah wawasan anda pada bidang landscape taman.