image image image image image image

6 Cara Merawat Kaktus Agar Tidak Mudah Mati

Tukang taman surabaya cara merawat kaktus

Tukang Taman Surabaya - Flamboyanasri. Berbagi info tentang bagaimana cara merawat tanaman kaktus agar tidak berumur panjang dan tidak mudah mati. Kaktus merupakan nama yang diberi untuk jenis tumbuhan berbunga famili Cactaceae. Kaktus bisa tumbuh pada waktu yang lama tanpa air. Kaktus lazim ditemukan di tempat-tempat yang kering (gurun).

Kata jamak untuk kaktus yaitu kakti. Kaktus mempunyai akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar perembesan air dalam tanah. Air yang diresapi kaktus disimpan dalam ruang di batangnya. Kaktus juga mempunyai daun yang berubah format menjadi duri sehingga bisa mengurangi penguapan air melalui daun. Oleh karena itu, kaktus bisa hidup pada waktu yang lama tanpa air.

Segala tanaman memerlukan perawatan supaya konsisten tumbuh, tampil prima, dan tak gampang mati. Kunci utamanya merupakan memberikan seluruh syarat tumbuh tanaman layak dengan habitat aslinya. Syarat tumbuh itu terkait dengan temperatur, kelembapan udara, intensitas sinar, curah hujan, dan media tanah.
Baca juga 3 Jenis Tanah Untuk Media Tanam
Unsur-elemen itu memberi pengaruh pertumbuhan tanaman sehingga seandainya salah satu tak terpenuhi karenanya pertumbuhan terganggu. Oleh sebab itu, syarat tumbuh kaktus menjadi dasar pokok merawat kaktus.

Supaya tumbuh bagus, kaktus mesti menerima perawatan yang benar. Bagaimana bahkan menariknya kaktus, apabila tak dirawat dengan bagus karenanya kekuatan tariknya akan pudar, pun dapat mati. Hal yang seharusnya dipandang yaitu dengan mengelola air yang ideal dengan mengendalikan penyiraman, pemupukan, pencahayaan, dan penyemprotan pestisida. Tak sedikit pemilik kurang mengenal keperluan kaktus sehingga tak mendapatkan tanaman yang bagus.

Tukang Taman Surabaya 6 Cara Merawat Kaktus

Penyebab Batang Tanaman Kaktus Membusuk Dari Tukang Taman Surabaya

Kadang-kadang metode penyiraman yang tak cocok undang-undang bisa memunculkan penyakit. Seumpama penyakit busuk batang. Penyakit ini terjadi dampak kurang terkontrolnya kelembapan lingkungan. Oleh sebab itu, pakai sprayer dengan percikan kecil dan semprotan air cuma di medianya.

Kaktus yang ditanam di dalam ruangan sekali mesti dikeluarkan supaya menonjol segar. Hal itu ditujukan untuk menerima cahaya sang surya dan udara segar. Perlakuan ini dapat dikerjakan satu atau dua pekan sekali, tergantung variasi dan keperluan tanaman.

Ada sebagian variasi kaktus yang relatif bendung diruangan dalam sehingga cukup seminggu sekali dikeluarkan dari ruangan. Supaya tak repot, kaktus bisa ditempatkan di dekat jendela. Dengan sistem semacam itu, tanaman masih mendapatkan pasokan cahaya sang surya dalam jumlah cukup.

Perawatan lain yang dapat dikerjakan yaitu membersihkan duri atau batang dengan menerapkan kuas kecil. Tujuannya supaya batang konsisten sehat dan mengilap. Kecuali itu, batang atau cabang yang kering langsung dipotong dengan gunting. Pemindahan tanaman dibutuhkan seandainya pot tak sanggup menampung ukuran tanaman yang terlalu besar.

Pemindahan (repotting) tanaman dijalankan juga untuk mengurangi kelembapan media tanam. Repotting dikerjakan hati-hati supaya keadaan kaktus tak rusak. Media yang kelihatan padat langsung diganti dengan yang baru supaya tak lembap. Karena media yang lembab menjadi penyebab batang batang kaktus menjadi busuk.


Berikut Beberapa Cara Merawat Tanaman Kaktus Supaya Bertahan Hidup Lebih Lama

1. Intensitas Cahaya Matahari

Dari info yang kami tukang taman surabaya peroleh, Kaktus yaitu tanaman yang berasal dari tempat yang panas di mana intensitas cahaya sang surya sebesar 70% selama 6-8 jam/hari. Padahal demikian rupanya kaktus menyenangi lokasi adem. Artinya, keperluan cahaya sang surya tak sepatutnya sepanjang hari.

Dikala ini, kebanyakan kaktus dipelihara kaktus dipelihara di rumah kaca atau di halaman rumah yang terdapat atap. Kecuali berfungsi membendung intensitas cahaya sang surya, rumah kaca juga membendung laju air hujan sehingga mencegah melimpahnya air dipot.


2. Pemilihan Media Tanam Yang Tepat

Kaktus suka media kering dan tak mengikat air terlalu lama (porous). Bila drainase buruk, tanaman akan terserang penyakit busuk akar. Sistem pencegahannya ialah mensterilkan media yang akan diterapkan. Pakai pot berlubang supaya air menyerap dengan bagus sehingga media becek. Terakhir, media yang telah padat (tak porous) seketika diganti dengan media baru.


3. Penggunaan Dosis Pupuk Yang Tepat

Padahal pada tanaman lainnya, kaktus juga memerlukan faktor hara untuk tumbuh. Oleh sebab itu, perlu ditambahkan pupuk secara rutin. Pastikan pemberian pupuk pantas dosis yang telah diatur. Pemupukan yang terlalu banyak bisa menyebabkan pertumbuhan terganggu; tapi apabila terlalu sedikit, keadaan tanaman menjadi kurang bagus.


4. Penyiraman Secara Rutin

Jikalau kaktus tidka menyenangi berair, bukan berarti tak memerlukan air. Penyiraman seharusnya disesuaikan dengan sifat dari tanaman kaktus. Penyiraman yang terlalu berlebihan bisa tanaman kaktus. Penyiraman yang terlalu berlebihan bisa mengakibatkan busuk pada akar ; tapi kurang penyiraman tanaman akan mengalami dehidrasi yang ditandai batang mengerut dan kerdil.
Contohnya hal itu diperbolehkan, lambat laun tanaman merana, lalu mati. Oleh sebab itu, penyiraman patut teratur cocok keperluan, misal seminggu sekali. Penyiraman dianggap cukup, apabila air patut keluar dari lubang bawah pot.


5. Lingkungan Konsisten Bersih

Kebersihan disekitar pertanaman seharusnya terus terjaga untuk mengantisipasi munculnya serangan hama dan penyakit. Kalau, mencabut rumput di pot. Misalnya tak dibersihkan gulma akan tumbuh subur dan akan menjadi pesaing kaktus dalam mendapat gizi. Kecuali itu, gulma juga juga bisa berpotensi menjadi vektor penyakit.


6. Pemberian Insektisida Dengan Rutin

Beraneka hama dan penyakit bisa dicegah dengan penyemprotan pestisida secara terjadwal . Sekiranya jenis pestisida dipasarkan di kios pertania. Sebelum diaplikasikan, amati dosis penerapan pestisida yang tertera pada label kemasan.
Anda perlu tahu tentang 4 Cara Membuat Pestisida Alami Untuk Bermacam Hama Tanaman
Seandainya ditemukan gejala adanya serangan hama dan penyakit karenanya interval penyemprotan insektisida di perpendek. Lakukan penyemprotan pada pagi atau petang hari supaya obat terserap total. Supaya tanaman tidak segera layu, maka ganti media lama dengan media yang baru. Akan lebih bagus lagi sebelum tanaman ditanam kembali, akar dibersihkan dan semprot dengan fungisida.

Demikian artikel singkat kami tukang taman surabaya tentang 6 Cara Merawat Kaktus Agar Tidak Mudah Mati. Semoga bermanfaat bagi anda yang menginginkan merawat tanaman kaktus.

0 Response to "6 Cara Merawat Kaktus Agar Tidak Mudah Mati"

Posting Komentar